Text
Morning Sunshine: Beginikah Rasanya Saat Benar-Benar Bahagia ?
Dia melukis pelangi di hidupmu yang hitam putih.
Mengisi hari-harimu dengan kejutan-kejutan manis.
Menggenggam erat tanganmu,
seolah tak akan pernah lagi melepasnya.
"Aku mencintaimu," katanya.
Dan kamu percaya, bahwa hanya kamulah satu-satunya.
Kemudian kamu mendapati dirimu terkhianati.
Ingin sekali mengucapkan sesuatu, namun lidahmu terlalu kelu. Airmatamu meleleh, genangan bening mengalir membentuk anak sungai di pipimu.
Ternyata, setahun saja tidak cukup.
Tidak tersedia versi lain